Blogging terkadang membosankan. Setidaknya hidupku berlalu seperti lautan. Seperti tanpa gelombang, meskipun di dalamnya milyaran joule energi saling berdesakan dan menghantamkan diri. Belakangan aku memenuhi kamar sempitku dengan buku-buku. Menyedihkan memang, hanya buku-buku itu saksi bisu kebanggaanku dalam pilu. Aku juga tidak punya banyak konten kusajkan, jadi ya aku tidak berharap orang membaca ini. Aku juga tidak pandai merangkai kata, tapi bukankah setiap curhatan kadang tersaji tanpa alur. Yang pertama ada adalah yang tidak teratur, chaos -dan kemudian si jenius mengaturnya, karena pada dasarnya saat anda melihat keteraturan dalam perkataan atau pemikiran sudah barang pasti tidak ada orisinalitas di sana, meskipun kita menyadari ada kejeniusan yang menatanya. Beberapa minggu lalu aku membeli mainan baru, bersamaan dengan itu, aku mulai ikut-ikutan menata prouktivitas dan ritme harianku. Lucu juga, bohemian seperti aku malahan ikut uduh dan coba lalu uninstal. Mungkin mema...
Comments
Post a Comment